Tampilkan postingan dengan label peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peristiwa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Agustus 2016

Ada Yang Datang... Ada Yang Pergi

Hai semua,

Apa kabar? Maaf Sudah lama sekali ga posting. Jadi malu.. aku ga banget ya jadi blogger. Ga rutin posting. Banyakan writer's block nya. Haduh... Haduh...

Akhir-akhir ini lagi sedih. Salah satu kucing yang suka numpang makan sampe kayak punya sendiri pergi selamanya. Nama kucing itu Shiro. Sebenernya dia bukan punyaku sih. He had his own house. However, his mommy and daddy did not care about him. In short, this cat was neglected by his owners. Shiro came to my house  to eat and sleep. It lasted almost three years. We did not have the heart to ignore this sweet cat. And you know what, the owners pretended about this kind of situation. They said they fed Shiro. I knew they lied. Shiro cried like crazy because he's hungry. We wanted to adopt Shiro before the owners move from our neighborhood.

Unfortunately, two months ago he died :(

My Shiro hit by a car. What a cruel driver. He did not even care to help Shiro. Poor little guy.

This post is dedicated for Shiro. Here are some cute pictures of Shiro.







Look at him. Wasn't he lovely? Now, he's in heaven. Nobody can hurt him anymore. Goodbye Shiro... You will be missed dearly.

Rabu, 06 April 2016

Hikmah

Mabuhayyyy


Assalamualaikum. Apa kabar semua? Maaf baru nongol lagi hehee

Sebulan ini sibuk gitu deh. Ya kerjaan nulis artikel. Ya beresin tesis. Puyeng fuyunghai pala eke bok!

Ini ada cerita aja. Lagi nunggu lampu merah di sebuah perempatan. Tiba-tiba dari arah berlawanan ada seorang nenek penjual koran. Beliau menuntun anak perempuan berseragam SD yang kesulitan menyebrang sendirian di jalan sebesar itu.

Duh hati ini gremet-gremet tersentuh. Baik sekali nenek itu. Sengaja menyebrang untuk membantu anak SD yang tidak dikenalnya. Coba orang lain? Apakah ada yang perduli? Mana anak itu mungil sekali. Mungkin ga lebih dari kelas 1 atau 2 SD.

Setelah mengantar anak itu selamat sampai ke seberang jalan, nenek penjual koran itu kembali berdiri di trotoar. Eke pun harus segera melaju karena lampu sudah berganti dari lampu merah ke lampu hijau.

Nenek, yang sehat ya. Mulianya hatimu.