Assalamualaikum,
Dari judulnya, pasti ada hubungannya dengan dokter. Dokter gizi? Yuppppsssss
Kecewa dengan perkembangan diet selama ini, akhirnya aku mencari solusi ke dokter gizi.
Aku ga butuh dokter yang kasih obat pelangsing bla bla bla. No, I don't want get any problems in the future because of consuming too much diet pills. I love my kidneys hahaha...
Singkat cerita, aku ke dokter gizi di sebuah rumah sakit. Aku ceritakan semua masalah berat badanku, bahkan aku sampai membuka berat badanku di depan dokter. Malu sih, ya tapi apa boleh buat. Aku kan cari solusi dan minta pertolongan dari dokter tersebut.
Oh iya, aku ditemani sama salah satu teman seperjuanganku, sebut saja Missy. Dia baik banget loh, mau antar2 aku kesana kemari dan menghabiskan waktu hampir seharian.
Dokter lalu menganalisis kebiasaanku makan, menu yang biasa muncul sehari-hari dan kebiasaan lainnya.
Aku ngaku saja, ya aku sudah berusaha mengurangi nasi, lemak dan makan lebih banyak sayur. Tapi hasilnya belum memuaskan.
Akhirnya aku dibuatkan menu: Nasi hanya boleh saat makan siang. Kalau pagi dan malam aku hanya minum Herba*ife. Trus makan lebih banyak sayur, buah dan protein - yang memang sudah aku lakuin selama ini.
See? Sebenarnya alur makan ku sudah diet kan? Errghhhhhhh gara2 masih suka kecolongan ngemil sih...
Ya, itu emang kesalahan utama. Ada bagian diri aku yang masih rakus. Too greedy ... Jadi disatu sisi aku suka nangis2 karena diejek. Dibilang gendut. Eehhh, si Windi yang satu lagi ga peduli dan pengennya makannnnnn terus. Nakal.
Anyway, this is the example of my diet menu:
Breakfast : 1 glass of Herba*ife
Snack time: Jelly - without sugar or using diet sugar
Lunch : 100 gr rice
Vegetables + tofu / tempe
Dinner : 1 glass of Herba*ife
See, it's almost similar with my daily menu, right?
Harus lebih banyak pengorbanan, ga makan enak, ga jajan, ga ngemil.
It's almost 2015 and I do really want to lose my weight.
Wish me luck.
Dari judulnya, pasti ada hubungannya dengan dokter. Dokter gizi? Yuppppsssss
Kecewa dengan perkembangan diet selama ini, akhirnya aku mencari solusi ke dokter gizi.
Aku ga butuh dokter yang kasih obat pelangsing bla bla bla. No, I don't want get any problems in the future because of consuming too much diet pills. I love my kidneys hahaha...
Singkat cerita, aku ke dokter gizi di sebuah rumah sakit. Aku ceritakan semua masalah berat badanku, bahkan aku sampai membuka berat badanku di depan dokter. Malu sih, ya tapi apa boleh buat. Aku kan cari solusi dan minta pertolongan dari dokter tersebut.
Oh iya, aku ditemani sama salah satu teman seperjuanganku, sebut saja Missy. Dia baik banget loh, mau antar2 aku kesana kemari dan menghabiskan waktu hampir seharian.
Dokter lalu menganalisis kebiasaanku makan, menu yang biasa muncul sehari-hari dan kebiasaan lainnya.
Aku ngaku saja, ya aku sudah berusaha mengurangi nasi, lemak dan makan lebih banyak sayur. Tapi hasilnya belum memuaskan.
Akhirnya aku dibuatkan menu: Nasi hanya boleh saat makan siang. Kalau pagi dan malam aku hanya minum Herba*ife. Trus makan lebih banyak sayur, buah dan protein - yang memang sudah aku lakuin selama ini.
See? Sebenarnya alur makan ku sudah diet kan? Errghhhhhhh gara2 masih suka kecolongan ngemil sih...
Ya, itu emang kesalahan utama. Ada bagian diri aku yang masih rakus. Too greedy ... Jadi disatu sisi aku suka nangis2 karena diejek. Dibilang gendut. Eehhh, si Windi yang satu lagi ga peduli dan pengennya makannnnnn terus. Nakal.
Anyway, this is the example of my diet menu:
Breakfast : 1 glass of Herba*ife
Snack time: Jelly - without sugar or using diet sugar
Lunch : 100 gr rice
Vegetables + tofu / tempe
Dinner : 1 glass of Herba*ife
See, it's almost similar with my daily menu, right?
Harus lebih banyak pengorbanan, ga makan enak, ga jajan, ga ngemil.
It's almost 2015 and I do really want to lose my weight.
Wish me luck.

0 komentar:
Posting Komentar